Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Araa dan Desa Udueng, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Foto: Istimewa
Pidie Jaya, Acehinspirasi.com l Sinergi antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.
Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Araa dan Desa Udueng, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, kini telah rampung dibangun dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Jembatan tersebut merupakan bantuan dari Kemhan RI yang pelaksanaan pembangunannya dikerjakan melalui kolaborasi Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI Kodim 0102/Pidie bersama Tim Vertical Rescue Kemhan.
Proses pembangunan jembatan dinyatakan selesai pada Kamis sore (01/01/2025), sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Selama bertahun-tahun, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi warga Desa Araa dan Desa Udueng.
Kondisi geografis yang dipisahkan oleh aliran sungai membuat mobilitas masyarakat, khususnya untuk aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial, dan pelayanan umum, menjadi terhambat. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda pun menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak tersebut.
Dengan panjang sekitar 35 meter dan lebar 1,30 meter, jembatan gantung ini kini menjadi jalur vital penghubung antar desa.
Keberadaannya memberikan kemudahan bagi warga, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut.






