Sebanyak 393 jamaah umrah Aceh terbang perdana langsung menuju madinah melalui bandara Sultan Iskandar Muda menggunakan maskapai Garuda Indonesia Boeing 777 300-ER pada hari Senin, 29 Juni 2026 pukul 08.15 wib. Plh Kadis Syariat Islam Aceh, Marzuki, S.Ag, MH mewakili Gubernur Aceh melalui prosesi singkat diruang tunggu keberangkatan Internasional Bandara SIM. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Sebanyak 393 jamaah umrah Aceh terbang perdana langsung menuju madinah melalui bandara Sultan Iskandar Muda menggunakan maskapai Garuda Indonesia Boeing 777 300-ER pada hari Senin, 29 Juni 2026 pukul 08.15 wib.
Penerbangan ini dilepas oleh Plh Kadis Syariat Islam Aceh, Marzuki, S.Ag, MH mewakili Gubernur Aceh melalui prosesi singkat diruang tunggu keberangkatan Internasional Bandara SIM.
Dalam arahannya Gubernur Aceh menyambut gembira atas dibukanya kembali penerbangan langsung dari Aceh ini setelah sempat berhenti dalam beberapa waktu lalu. Dengan dibukanya kembali penerbangan ini, akses masyarakat Aceh menuju Saudi Arabia akan makin mudah dan terjangkau. “Dengan jarak tempuh yang lebih dekat, penerbangan ini sangat bermanfaat bagi ummat, menghemat waktu tempuh biaya dan tenaga.
Pemerintah Aceh akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar penerapan Qanun nomor 5 tahun 2020 tentang penyelenggaraan haji dan umrah dapat segera dilaksanakan. Dimana salah satu poin dalam Qanun tersebut adalah tentang pemberangkatan jamaah Aceh berangkat umrah melalui bandara Sultan Iskandar Muda. Kita harapkan semua travel di Aceh berangkat melalui embarkasi SIM ini” lanjut beliau.







