Kebiasaan ini merupakan pembelajaran bagi anak untuk terbiasa hidup hemat dan tidak boros. Juga bagi orang tua harus membuat kartu kontrol tabungan anak, hal ini dapat berfungsi sebagai kontrol bagaimana ia mengatur pola jajan sehari-hari. Dengan begitu akan terjadi komunikasi yang timbal-balik antara orang tua dan anaknya. Cara seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan sifat bijak pada anak dalam hal mengatur keuangannya.
Pembelajaran dalam hal menabung sejak dini kepada anak tidak dipaksa-paksa. Tetapi orang tua dapat berkomunikasi dengan memberi penjelasan-penjelasan kepada anaknya tentang arti menabung.
Sebaiknya orang tua dan anak bersama sama menabung, dan sesekali mereka main ke Bank. Di tempat itu orang tua menjelaskan kepada anaknya inilah tempat penyimpanan uang kita dalam bentuk tabungan. Di tempat ini uang kita aman dan bisa diambil kapan saja.
Orang tua harus aktif memberikan contoh dan sikap yang baik dalam hal membagi pola jajan, untuk hari ini dan untuk disimpan dalam tabungan. Anak pada usia dini memang belum punya gambaran konkret tentang masa depan seperti apa.
Tetapi melalui gambar-gambar kehidupan anak-anak soleh, baik di majalah maupun di koran-koran dapat diperkenalkan. Juga penting bagi orang tua untuk menghindari sikap hedonis, karena hedinime merupakan pemborosan yang membuat orang tua dan anak malas menabung.
Belajar menabung sejak dini yang benar akan menumbuhkan beberapa sifat yang baik. Misalnya, rasa tanggung jawab, mengatur keuangan, lebih memprioritaskan kebutuhan utama, dan memupuk rasa mandiri.







