Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

Walikota Subulussalam Panen Perdana Jagung Kerukunan

207
×

Walikota Subulussalam Panen Perdana Jagung Kerukunan

Sebarkan artikel ini
IMG 20220514 WA0021

“Jontor, khususnya dan Kota Subulussalam umumnya, merupakan daerah heterogen, dengan beragamnya suku, ras, budaya dan agama yang dianut masyarakatnya, namun kita mampu membina kehidupan sosial yang damai, rukun, aman dan nyaman. Sehingga, alhamdulillah, kita mampu membentengi diri dari tindakan provokatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan umat beragama. Kondisi ini perlu terus kita jaga dan dirawat,” ujar Walikota.

Menurut Walikota, “Ini kegiatan penting dan saya kira tidak ada di tempat lain. Panen jagung hasil kerjasama kelompok tani kerukunan. Yang keanggotaannnya terdiri dari umat muslim, kristen dan katolik, berkumpul dalam satu kelompok, menanam jagung. Ini luar biasa, menurut saya,” kata Bintang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam H. Juniazi, S.Ag., M. Pd, yang hadir dan ikut mendampingi Walikota saat panen perdana itu, menjelaskan ke sejumlah awak media, bahwa Desa Sadar Kerukunan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama RI, dibawah kepemimpinan Gus Menteri, Yaqut Cholil Qaumas. Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam, merupakan salah satu dari tiga desa di Aceh yang ditetapkan Menag RI sebagai Desa Sadar Kerukunan Tahun 2021 lalu.

Melalui Program ini, tambah Juniazi, diharapkan dapat mendorong seluruh elemen masyarakat, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, perempuan, pemuda dan remaja untuk menjaga dan merawat kerukunan yang telah terbina dengan baik di desanya. Kami berharap, Desa Jontor dapat jadi contoh dan role model pengelolaan kerukunan di Aceh, dengan hal-hal positif, bersifat sosial kemasyarakatan, pengembangan ekonomi umat, kegiatan olah raga, dan sebagainya.

Girl in a jacket