Scroll untuk baca artikel
AcehPolitik

Kunjungan Atase Militer Perluas Jaringan Wisata

226
×

Kunjungan Atase Militer Perluas Jaringan Wisata

Sebarkan artikel ini

Kepada tamunya, Aminullah juga memperkenalkan Banda Aceh sebagai kota paling aman di Indonesia. “Predikat itu diberikan langsung oleh Menkopolhukam. Tindak kriminal nyaris tak ada di kota kami. Konflik sosial berbasis SARA pun tak pernah terjadi di Banda Aceh,” katanya lagi.

“Jadi bapak-ibu boleh tak perlu kuatir selama berada di sini, Banda Aceh sangat-sangat aman. Saya selaku wali kota juga bisa keliling kota 24 jam tanpa pengawalan,” kata Aminullah seraya mengharapkan para atase militer untuk ikut mempromosikan Banda Aceh di negaranya masing-masing.

Sementara itu, perwakilan dari Mabes TNI Kolonel Pnb Untung Suropati menjelaskan kunjungan para atase pertahanan dari negara sahabat itu bertujuan untuk memperkenalkan aneka ragam budaya yang ada Indonesia. “Tahun ini delegasi Milat Tour memilih Banda Aceh dan Sabang.”

“Rombongan para atase militer tahun ini dipimpin oleh Kolonel Dominic Bulungol berasal Atase Pertahanan Negara Papua Nugini. Total peserta Milat Tour 2019 berjumlah 53 orang yang terdiri 28 atase militer dari 21 negara sahabat dan turut didampingi oleh tim dari Mabes TNI,” katanya.

Di tempat yang sama, Kolonel Dominic Bulungol mengungkapkan pihaknya sengaja memilih mengunjungi Banda Aceh untuk mempelajari proses penyelesaian konflik bersenjata antara RI dan GAM pasca tsunami 2004. “Kami menilai progresnya cukup bagus.”

Ia juga mengapresiasi Wali Kota Aminullah yang dinilai berhasil membangun Banda Aceh selama ini. “Perkembangan dan kemajuan Banda Aceh menurut saya luar biasa. Dibandingkan kota lain di Indonesia, Banda Aceh ini lebih menarik, beda, dan unik. Kulinernya enak dan tariannya membuat kami takjub. Terima kasih Pak Wali atas jamuan malam ini,” katanya mewakili 28 atase militer yang hadir.

Girl in a jacket