Scroll untuk baca artikel
Aceh

Gugatan Terhadap Debitur, Kuasa Hukum Tergugat Menilai PT CMD Abaikan Covid-19

31
×

Gugatan Terhadap Debitur, Kuasa Hukum Tergugat Menilai PT CMD Abaikan Covid-19

Sebarkan artikel ini

Pengacara Tergugat Oloan Tua Partempuan, SH. Foto: Dokumen/Acehinspirasi.

Banda Aceh, Acehinspirasi.com | Pengacara Oloan Tua Partempuan, SH mengatakan, pihak pengusaha/ leasing (perusahaan pembiayaan) tidak bisa mengabaikan Keputusan presiden (Keppres) terkait wabah pandemi COVID-19 yang melanda tanah air hingga berdampak pada perekonomian masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya, kepada Acehinspirasi.com, usai menangani Perkara No.52/Pdt.G/2022/PN-Bna berlawanan dengan PT Capella Multidana sebagai Penggugat di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, terkait kliennya, sdr Hendra Sukmana, atas gugatan wanprestasi (ingkar janji) terhadap pembiayaan 1 unit mobil Daihatsu Sigra pada tahun 2018.

Selanjutnya, Oloan Tua Partempuan, mengatakan adapun diterbitkannya Keppres Nomor 24 Tahun 2021 ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa pandemi dan penyebaran COVID-19 yang telah dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai Global Pandemic sejak tanggal 11 Maret 2020 dan ditetapkan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat berdasarkan Keputusan Presiden.

Untuk itu sebut Oloan Tua Partempuan, Keppres tersebut merupakan pedoman untuk seluruh rakyat Indonesia terkait COVID-19 hingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Ini janji pemerintah terhadap rakyat,” ujarnya. Oleh karenanya, ia menyebut pengusaha/ perusahaan pembiayaan harus mematuhi keputusan presiden sebagai kepala negara,” ujarnya.

Sambungnya, bukan hanya kita saja selaku masyarakat yang harus mematuhi Keppres, namun juga pengusaha sehingga usaha mereka bisa berjalan dengan baik, dan rakyat juga bisa terlindungi.