Elemen APK yang dimaksud berisi kode dan aset program perangkat lunak. Ciri format ini yakni tertera tulisan APK atau .apk pada akhir nama file.
File APK dengan beragam modus ini melakukan pencurian data pribadi. Penerima pesan diminta untuk mengeklik file yang dilikim, dengan alasan untuk mengecek resi.
Padahal ketika diklik, sebuah aplikasi pencuri data pribadi pada ponsel telah terpasang tanpa sepengetahuan korban. Data pribadi yang telah dicuri dapat menimbulkan kerugian tak terhingga.
Secara sederhana, APK merupakan format yang mirip dengan format .rar atau .zip yang mengkompresi, mengekstrak, atau mengarsip data tertentu menjadi satu kesatuan. Bedanya, APK khusus digunakan untuk instalasi aplikasi Android.
Penipuan Medsos Bank Aceh
Seiring dengan berkembangnya media sosial, saat ini juga marak terjadi penipuan di sejumlah media sosial seperti instagram, facebook, tiktok, twiter, dan media sosial lainnya.
“Pelaku menggunakan media sosial ntuk mengajak atau mengarahkan nasabah pengguna Mobile Banking Action untuk melakukan pendaftaran ataupun klik link terhadap layanan fitur produk Bank Aceh,” ujar Said.
Dikatakan, pelaku menggunakan iming-iming gratis serta sejumlah promo untuk menarik pengguna. Selanjutnya, nasabah akan digiring untuk mengisi data-data penting perbankan nasabah yang mengakibatkan akun Action nasabah akhirnya bisa dikuasai oleh penipu.
“Maraknya penipuan ini kami sinyalir dilakukan oleh sindikat yang terorganisir,” ujar Said.
Ia mengatakan agar nasabah selalu memperhatikan SMS OTP yang masuk. Jika Aktifitas atau transaksi Itu tidak pernah dilakukan, agar segera laporkan ke kantor Bank Aceh terdekat atau ke layanan call center 1500845.







