Muhammad Syah juga memastikan, seluruh layanan ATM dan layanan tarik tunai (CRM) akan optimal melayani masyarakat dalam melayani kebutuhan transaksi fisik.
Sementara itu, untuk memenuhii kebutuhan layanan perbankan, nasabah dapat menggunakan berbagai kanal digital dan elektronik yang tersedia seperti Action Mobile Banking, EDC, QRIS, Kartu Debit, layanan ATM setor tarik (CRM) dan ATM.
“Layanan Action Mobile Banking, saat ini telah memiliki sejumlah fitur yang dapat memudahkan layanan transaksi sepanjang hari libur dan cuti bersama,” ujar Muhammad Syah.
Dijelaskan fitur Action Mobile Banking memberikan kemudahan layanan transfer, top up e wallet seperti link aja, gopay, ovo hingga uang elektronik Bank Aceh Pengcard, pembayaran telfon pra dan pasca bayar, listrik, tv berlangganan, pembayaran asuransi, transportasi darat dan udara, pajak dan retribusi, zakat infak dan sedekah, hingga pembayaran SPP.
“Layanan Action Mobile Banking memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan melalui ponsel atau smartphone. Layanan mobile banking dapat digunakan dengan menggunakan menu yang sudah tersedia melalui aplikasi yang dapat diunduh dan diinstal oleh nasabah,” ujarnya.
Namun demikian, Muhammad Syah mengingatkan agar nasabah bijak dalam menggunakan layanan mobile banking. Ia meminta agar nasabah waspada dalam merespon pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab mengatasnamakan Bank Aceh melalui sejumlah kanal media sosial dan pesan singkat.
“Jangan pernah berikan kode OTP, PIN maupun informasi apapun kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Bank Aceh,” pintanya. (Ril07/Red)






