Pj Bupati Aceh Besar yang diwakili Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP foto bersama para penerima penghargaan kinerja Pemerintah dalam Penurunan Stunting, dengan Asisten I Bidang pemerintahan dan keistimewaan Aceh Dr. M Jaffar SH M.Hum dan Kepala Bappeda Aceh T. Ahmad Dadek di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu (21/6/2023) malam. (Foto: MC Aceh Besar)
“Ini adalah hasil kerja keras Tim PPS yang didukung oleh seluruh elemen yang terlibat didalamnya,” ujar Farhan.
Delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tersebut antara lain analisis situasi lokasi prioritas intervensi spesifik dan intervensi sensitifyang akan dilakukan, penyusunan rencanaan kegiatan, rembuk stunting, Peraturan daerah, pembinaan kader pembangunan manusia, manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting serta review kinerja dalam rangka penurunan stunting.
Sekda Aceh melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh M Jafar menyebutkan, berdasarkan data Bappeda Aceh, terjadi penurunan kasus stunting di Aceh sebesar 2 % dalam setahun terakhir.
Kasus stunting pada tahun 2021 mencapai 33,2 %, dan mengalami penurunan pada angka 31,2% pada tahun 2022.
“Alhamdulillah terjadi penurunan sebesar 2 % dalam setahun terakhir, namun angka ini masih besar secara nasional,” sebutnya.
Jafar mengharapkan seluruh pimpinan daerah kabupaten/kota, Ketua TPPS serta Organisasi Perangkat Daerah terkait sampai ketingkat pemerintah Kecamatan dan Gampong untuk terus berkomitmen dalam usaha menurunkan angka stunting.







