Kata Ia, seharusnya Pemerintah Aceh Tenggara harus tegas dengan PJ Gubernur Aceh, sesuai ketetapan SK gubernur tersebut agar venue arung jeram PON ke XXI tetap dilaksanakan di Sungai Alas, Aceh Tenggara ini.
“Kegiatan Arung Jeram yang di laksanakan baru – baru ini dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Aceh Tenggara itu berarti hanya seremoni saja untuk menutupi kegagalan menjadi tuan rumah Cabor Arung Jeram pada PON ke XXI 2024,” sebut Sikel.
Fandi Sikel menambahkan jika sekiranya itu benar Cabor Arung Jeram pada PON ke XXI dipindahkan ke Sungai Mane, Kabupaten Pidie, maka kami akan segera turun aksi baik di Aceh Tenggara dan di Banda Aceh maupun Jakarta sekalipun. Saya akan berjuang sekuat tenaga memperjuangkan agar venue PON Arung Jeram Aceh-Sumut tetap di Aceh Tenggara,” tegas Fandi Sikel.(Yusuf)







