Kejari diakui telah bekerjasama dengan instansi terkait seperti Inspektorat dan Dinas DPMK, bahkan nantinya ke kecamatan dan se kabupaten.
“Menjadi baik itu mudah, hanya dengan diam maka yang tampak adalah kebaikan. Yang sulit adalah menjadi bermanfaat, karena itu butuh perjuangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Irbansus pada Inspektorat Gayo Lues, Muhammad Fikar, berterima kasih kepada Kajari Gayo Lues dan Jajaran yang telah turun ke kecamatan sehingga mengurangi stigma menakutkan kejaksaan sebagai penegak hukum.
Inspektorat Gayo Lues siap mendukung program Jaga Desa demi perbaikan dalam pengelolaan keuangan desa.
“Untuk ini Pemerintah Kabupaten Gayo Lues juga sudah mempersiapkan kegiatan serupa untuk dilaksanakan di waktu akan datang melibatkan Jaksa dan Polisi mengawal Pemkab Gayo Lues,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas DPMK Kabupaten Gayo Lues, Mukhtaruddin, mengapresiasi upaya Kajari Gayo Lues dan jajaran
ke tingkat kecamatan.
Dinas DPMK Pemkab Gayo Lues siap mendukung program Jaga Desa demi perbaikan dalam pengelolaan keuangan desa.
“Dengan jaga desa maka mengurangi hambatan komunikasi antara aparatur desa dengan Kejaksaan. Masyarakat jangan lagi
sungkan datang ke Kejari konsultasi soal hukum pengelolaan keuangan desa,” ujarnya.
Dengan begitu pemerintahan desa bisa terhindar dari masalah hukum dan memperbaiki pembangunan di desa.
Acara ini dihadiri Kadis PMK Mukhtaruddin, Irbansus di Inspektorat Muhammad Fikar,
Camat Kuta Panjang, Karim, Camat Blang Jerango, Abd Rahman, Kasi Intel Kejari Handri, Kades se Kecamatan Kuta Panjang dan Blang Jerango, Pungkas nya.(Sumardi S)







