Sebelumnya, Direktur Utama PT Ade Putri Medikal Nusantara Firmansyah, dalam sambutannya menjelaskan, RSU Putri Bidadari merupakan rumah sakit kelima yang dibangun oleh perusahaannya.
“Sebagai putra asli Aceh, kami sangat senang berinvestasi di Bumi Serambi Mekah. Meski RSU Putri Bidadari merupakan RS kelima yang grup kami bangun.
Namun ini merupakan RS terbesar, dengan kapasitas 400 tempat tidur. Tak hanya terbesar, ini juga merupakan rumah sakit terlengkap di grup kami,” ungkap Firmansyah.
Firmansyah menambahkan, nantinya RSU Putri Bidadari akan dilengkapi dengan Radioterapi tercanggih, Catheterization Laboratory yang akan mendukung dokter bedah jantung dan ortopedi, pathology lab, pathology anatomi dan pathology clinic dan kemoterapi serta sejumlah alat dan fasilitas pendukung lainnya.
Pembangunan RS Putri Bidadari, diyakini mampu mengurangi jumlah pengangguran di sektor kesehatan serta sektor pendukung lainnya.
Firmansyah mengungkapkan, meski saat ini manajemen belum membuka lowongan, namun jumlah lamaran yang masuk mencapai 605 lamaran.
“Saat ini sudah ada 75 orang yang telah kami didik agar lebih mahir saat RS Putri Bidadari beroperasional. Saat beroperasi nanti, akan ada 1000 hingga 1500 tenaga kerja yang akan kami rekrut. Dan tentu saja, kami mengutamakan putra-putri Aceh, kami juga akan merekrut dokter-dokter lulusan universitas di Aceh,” kata Firmansyah.
“Oleh karena itu, kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan RS Putri Bidadari bisa selesai tepat waktu dan beroperasi dengan baik sesuai dengan srandar prosedur yang berlaku,” pungkas Firmansyah.







