Scroll untuk baca artikel
Aceh

Atasi Banjir!, Gubernur Muzakir Manaf: Jangan Ada Lagi Suara Chainsaw di Hutan Aceh Tenggara

193
×

Atasi Banjir!, Gubernur Muzakir Manaf: Jangan Ada Lagi Suara Chainsaw di Hutan Aceh Tenggara

Sebarkan artikel ini
IMG 20250216 123809

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, mengambil sumpah jabatan dan melantik H. M Salim Fakhry, S.E, M.M sebagai Bupati Aceh Tenggara dan dr. Heri Al Hilal sebagai Wakil Bupati Aceh Tenggaral periode 2025-2030, pada Rapat Paripurna DPRK Aceh tenggara, di Gedung DPRK Aceh Tenggara, Minggu 16/02/2025). Foto: Humas Aceh

Kutacane, Acehinspirasi.com l Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry dan Heri Al Hilal, dalam acara Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara pada Minggu (16/2) pagi. Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan mereka untuk periode 2025-2030.

Mualem sapaan Muzakir Manaf, menegaskan pentingnya menjaga amanah yang diberikan oleh masyarakat Aceh Tenggara dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menyoroti betapa pentingnya menjaga hutan (Leuser) sebagai salah satu aset terbesar Aceh yang berada di wilayah tersebut.

Hutan Leuser, menurut Mualem, bukan hanya kekayaan alam yang harus dilestarikan, tetapi juga modal utama untuk pembangunan daerah, terutama untuk mengatasi permasalahan bencana alam seperti banjir bandang yang kerap melanda Aceh Tenggara.

“Suara mesin chainsaw di hutan harus dihilangkan. Artinya, penebangan liar harus diberantas. Jika kita ingin menghentikan bencana ini, maka kita harus melindungi hutan dan menghilangkan praktik penebangan liar,” tegas Mualem.

Gubernur Aceh menambahkan, keberadaan hutan ini tidak hanya memberikan manfaat ekosistem yang luar biasa, tetapi juga memiliki potensi besar untuk pariwisata yang bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Tenggara.

Girl in a jacket