Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Wardhatul Jannah, juga menjelaskan bahwa terkait dengan kebudayaan, khususya duta wisata perlu memahami materi tentang Sex Violence di mana para duta ini paham bagaimana pencengahan dan penanganannya jika terjadi terhadap mereka, serta bagi duta wisata yang berprestasi setidaknya mereka adanya reward, seperti Beasiswa untuk melanjutkan jenjang pendidikannya baik itu S1/S2/S3.
Selanjutnya, menanggapi hal itu, Komisi VI DPRA, menyambut positif serta sangat antusias sekali terhadap penyampaian dari Jajaran staf YBHA PM.
“Ini merupakan sebuah ide ataupun masukan tambahan bagi Komisi VI dan selaras dengan program kerja Komisi VI, yang nantinya kami akan bahas bersama kembali untuk mewujudkan mutu pendidikan, kebudayaan bagi masyarakat Aceh, khususnya Generasi Aceh kedepannya,” pungkasnya. ***







