Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan dalam sambutannya pada kegiatan “Media Gathering” yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk Regional Aceh, Jumat (01/08/2025) sore, di Gedung Landmark BSI Aceh, Banda Aceh. Foto: Acehinspirasi
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Aset Bank Syariah Indonesia (BSI) saat ini telah mencapai Rp400 triliun, tumbuh sebesar 19,82 persen. BSI menargetkan nilai aset dapat menembus Rp500 triliun pada tahun 2025.
Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan “Media Gathering” yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk Regional Aceh, Jumat (01/08/2025) sore, di Gedung Landmark BSI Aceh, Banda Aceh.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, didampingi Humas BSI Aceh, Nasruddin, serta para Deputi dan Manajer BSI.
Dalam sambutannya, Imsak Ramadhan menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat Aceh yang dinilainya menjadi pilar utama dalam kemajuan BSI.
Imsak juga menyebutkan bahwa perkembangan aset BSI di Aceh sendiri telah mencapai Rp24 triliun. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi positif serta mendorong literasi keuangan syariah.
Menurutnya, sinergi dengan insan pers sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Tanah Rencong.
“Kalau hanya mengandalkan BSI, tentu jangkauannya tidak seluas media. Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi agar bersama-sama meningkatkan perekonomian Aceh,” ujarnya.
Selain itu, BSI juga mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi pengelola program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah inisiatif strategis untuk mendorong produktivitas ekonomi berbasis syariah.







