“Ini bukan hanya soal menyediakan kebutuhan makanan, tetapi upaya untuk memastikan gizi warga tetap terjaga,” katanya.
Selain mendirikan dapur umum, Polda Aceh juga telah mengerahkan peralatan SAR, perahu karet, serta personel BKO ke wilayah-wilayah yang memiliki dampak bencana paling parah. Upaya evakuasi pun terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terperangkap banjir maupun kekurangan kebutuhan dasar.
“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Kita berupaya semaksimal mungkin menggunakan segala kemampuan yang ada, dari logistik, personel, hingga peralatan SAR. Semua digerakkan demi menjaga keselamatan dan memastikan warga tetap aman,” kata abituren Akabri 1994 itu.
Di samping itu, Joko juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak segan meminta bantuan jika membutuhkan pertolongan. []






