Aktivitas ekonomi lumpuh: pasar, warung, dan sentra usaha kecil tidak dapat beroperasi.
Dunia pendidikan terganggu karena banyak sekolah terendam dan tidak bisa digunakan.
“Semua ini menunjukkan bahwa dampak bencana sangat nyata dan terjadi secara luas. Pemerintah pusat seharusnya sudah menetapkan status bencana nasional,” lanjut Fauzan.
Fauzan menilai bahwa pernyataan pejabat BNPB dapat menghambat upaya penanganan bencana karena menggambarkan situasi seolah tidak serius.
“Bencana kali ini membutuhkan pengerahan personel dan logistik besar dari pemerintah pusat. Jika pimpinan BNPB menggambarkan seolah situasi tidak serius, bagaimana mungkin penanganan di lapangan bisa efektif?”
SAPA menegaskan bahwa pemerintah pusat harus hadir dengan langkah nyata, bukan sekadar pernyataan yang meremehkan penderitaan rakyat.
“Presiden harus mengevaluasi pejabat-pejabat yang tidak peka terhadap kondisi rakyat. Aceh dan Sumatera membutuhkan tindakan cepat, tegas, dan serius. Jangan biarkan masyarakat merasa negara tidak peduli,” tutup Fauzan. []







