Pemerintah Aceh mengambil langkah cepat untuk mengatasi terputusnya jaringan telekomunikasi akibat bencana banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah poros tengah Aceh. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf melalui. Sekda Aceh, M. Nasir dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025). Foto: Humas Aceh
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Pemerintah Aceh mengambil langkah cepat untuk mengatasi terputusnya jaringan telekomunikasi akibat bencana banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah poros tengah Aceh. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir.
Menurutnya, dengan adanya layanan internet satelit Starlink di sejumlah wilayah pegunungan. Layanan ini difokuskan bagi korban terdampak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Layanan Starlink diharapkan dapat menjadi solusi komunikasi darurat, terutama di titik-titik pengungsian dan posko bantuan yang jaringan selulernya mengalami kerusakan atau terputus total.
“Akses telekomunikasi adalah hal krusial saat bencana. Dengan Starlink, kami berharap masyarakat dapat dengan mudah berkomunikasi dengan sanak keluarga mereka untuk mengabarkan kondisi dan mempermudah koordinasi penyaluran bantuan,” ucap Sekda Aceh, M. Nasir dalam keterangannya, Rabu (3/12/2025).
M. Nasir berharap, pengaktifan layanan internet satelit berkecepatan tinggi ini menjadi prioritas mengingat isolasi komunikasi memperlambat pemulihan pascabencana di daerah pedalaman.
Sementara upaya pemulihan komunikasi berjalan, kerusakan infrastruktur jalan penghubung dilaporkan cukup parah, menyebabkan akses logistik dan evakuasi sempat terhambat.







