Lokasi pembangunan asrama putri Kembang Tanjong. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l MASYARAKAT Kembang Tanjong yang terhimpun dalam wadah Ikatan Warga Kembang Tanjong (IWKT) Banda Aceh siap melanjutkan pembangunan asrama putri yang progres pembangunan telah menghabiskan dana sekitar Rp 1.5 miliar.
Asrama putri dimaksud berlokasi di Gampong Tungkop Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, belakang kampus UIN-Ar-Raniry Banda Aceh.
Progres pembangunan sudah menampakkan pondasi dan tiang-tiang sangat kokoh dan siap dibangun sejumlah kamar bagi hunian mahasiswi. Pembangunan sempat terhenti dalam 5 tahun terakhir.
Kelanjutan pembangunan ditandai dengan rapat tokoh-tokoh IWKT di Kantin SMEA Premium Kupi, Lampineung Banda Aceh, Kamis (1/1/2026). Tokoh yang hadir, antara lain, Teuku Mustafa Usman, Hazwan Amin, M Amin Said, Nurdin F Joes, Thabrani Yacob, Muzakkar A Gani, dan tokoh wanita, antara lain Elisa Kasly, Kartini Ibrahim, Husna Ali.
Ke depan, kalanjutan pembangunan asrama ini juga akan disupport oleh komunitas masyarakat Kembang Tanjong yang bermukim di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) yang terhimpun dalam komunitas Wareh Kembang Tanjong.
Fahmi Mada, yang ikut dalam rapat dan merupakan perwakilan Wareh Kembang Tanjong Jakarta mengatakan, kepulangannya ke Banda Aceh ingin menyalurkan bantuan bagi masyarakat Kembang Tanjong di Pidie akibat banjir bandang Aceh-Sumatra, di mana sekitar 19 gampong di Kembang Tanjong ikut terdampak bencana.
Wareh Kembang Tanjong di Jakarta juga menilai, terhentinya pembangunan asrama putri merupakan bagian dari “bencana”. Maka, Wareh Kembang Jakarta berinisiasi menyisihkan sebagian dana banjir untuk pembangunan asrama putri.







