Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin selain memperkenalkan unsur pengurus yang mendampinginya pada audiensi tersebut juga menjelaskan tugas pokok dan fungsi PWI sebagai organisasi pers yang fokus pada kerja-kerja kewartawan.
“PWI adalah organisasi pers terbesar dan tertua yang memiliki puluhan ribu anggota di seluruh Indonesia. Fokus PWI adalah pada SDM (wartawan) termasuk pendampingan dan peningkatan kapasitas mereka hingga menjadi wartawan yang benar-benar kompeten.
Kami juga mendukung kerja perusahaan pers agar mampu mensejahterakan wartawan yang bekerja di perusahaan mereka.
Khusus di Aceh, jumlah wartawan anggota PWI hampir 500 orang dengan berbagai jenjang kompeten (Muda, Madya, dan Utama),” kata Nasir.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI Aceh juga melaporkan berbagai kegiatan berskala daerah maupun nasional yang teragendakan setiap tahun dan selama ini disupport oleh BPMA sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam waktu dekat agenda nasional PWI adalah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Banten.
“Puncak HPN dilaksanakan setiap 9 Februari dan insya Allah tahun ini akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto,” lapor Ketua PWI Aceh.
Agenda lainnya secara nasional yang rutin diikuti PWI Aceh adalah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) setiap tiga tahun sekali.
Porwanas mendapat dukungan anggaran dari APBA mulai dari seleksi atlet, pemberangkatan/pemulangan kontingen, akomodasi, atribut dan dukungan lainnya.
“Selain anggaran dari Pemerintah Aceh, sejumlah mitra kerja termasuk BPMA juga ikut support kontingen Porwanas PWI Aceh.






