“Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Batang Ara dan seluruh masyarakat terdampak di Aceh, Sumut dan Sumbar. Kami berharap kunjungan ini menjadi media penyemangat bagi bapak dan ibu untuk bangkit. Insya Allah, bersama kita bisa bangkit,” sambung Tito menyemangati warga.
Untuk diketahui bersama, sebelum bertemu rombongan Mendagri, Ketua TP PKK Aceh bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, sedang mendampingi Ketum TP PKK Pusat di Kampung Sunting Kecamatan Bandar Pusaka.
Pada kesempatan tersebut Kak Na menjelaskan, sebenarnya TP PKK Pusat telah mengagendakan sejak lama untuk turun langsung ke lokasi terdampak bencana, namun karena pertimbangan dan berbagai kendala lainnya, kunjungan bari bisa dilaksanakan hari ini.
“Sudah lama Ibu Ketum mengagendakan ke Aceh, namun baru terlaksana hari ini untuk bersilaturrahmi dan menyalurkan bantuan langsung kepada warga,” ujar Kak Na.
“Alhamdulillah, hari ini Ibu Ketum bisa hadir langsung menyapa warga, memberi permainan-permainan ringan dalam rangka trauma healing kepada anak-anak serta memberi hadiah tas sekolah lengkap dengan alat tulis. Kaum Ibu juga bisa tersenyum lega karena Ibu Tri juga membawa oleh-oleh kompor gas satu tungku untuk kaum ibu serta sejumlah bantuan lainnya,” sambung Kak Na.
Sementara itu, Ketum TP PKK Pusat, dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf karena baru bisa berkunjung hari ini di Kampung Sunting. Akses yang sulit ditembus yang diakibatkan oleh kondisi lapangan membuat pengurus TP PKK Pusat menunda hasrat bertemu langsung dengan warga terdampak






