Kolaborasi Multipihak
Inisiatif kerja sama ini bermula dari forum koordinasi yang digelar pada Agustus 2025 di Banda Aceh dan difasilitasi oleh Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) bersama Bappeda Aceh. Proses pengawalan kemudian dilakukan secara intensif oleh Project Management Unit Kelapa Sawit Berkelanjutan (PMU-KSB) di bawah supervisi Bappeda Aceh.
Sebagai tindak lanjut, PMU-KSB bersama KEMITRAAN (Partnership for Governance Reform) juga tengah menyiapkan pembentukan Tim Pelaksana Daerah (TPD) RAD KSB serta sejumlah kelompok kerja strategis, meliputi legalitas lahan dan petani, pemantauan deforestasi dan respon aduan, serta penguatan rantai pasok kelapa sawit berkelanjutan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Aceh optimistis mampu mewujudkan industri perkebunan yang produktif, legal, berdaya saing global, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan masyarakat. []







