Safrizal mengecek langsung sumur bor yang telah dikerjakan oleh Satgas PRR di Gampong Johar, yang kini menjadi sumber air utama bagi warga sekitar. Di lokasi tersebut tinggal 300 KK, dengan 20 KK di antaranya sudah mendapatkan Dana Tunggu Hunian (DTH). Sementara 280 KK lainnya masih menunggu hasil verifikasi untuk bantuan kerusakan rumah kategori ringan dan sedang.
Kunjungan di Aceh Tamiang kemudian diakhiri dengan meninjau kondisi PDAM Mon Krueng Baro yang mengalami kerusakan pada mesin intake serta ribuan meteran pelanggan. Untuk mengatasi kendala ini, Safrizal menyampaikan bahwa Satgas PRR akan segera menyalurkan bantuan 25 ton PAC (polyaluminium chloride) dengan standar food grade untuk proses penjernihan air massal. []







