Scroll untuk baca artikel
Aceh

Mualem Desak Pemerintah Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Aceh, Dana Otsus hingga Bendera Jadi Sorotan

10
×

Mualem Desak Pemerintah Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Aceh, Dana Otsus hingga Bendera Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
IMG 20261102 232750

Merespons aspirasi tersebut, Menko Polkam Dudung Abdurachman menyatakan Pemerintah Pusat berkomitmen mengawal penyelesaian ketiga persoalan yang disampaikan Pemerintah Aceh.

Terkait Lapangan Blang Padang, Dudung menegaskan negara akan hadir memberikan kepastian hukum atas status tanah wakaf tersebut dengan tetap menghormati kekhususan Aceh.

Sementara mengenai Dana Otsus, Pemerintah Pusat menyepakati pentingnya menjaga keberlanjutan dana tersebut sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Komitmen menjaga kelanjutan Dana Otsus Aceh untuk pembangunan ke depan akan terus kita kawal,” kata Dudung.

Adapun menyangkut persoalan Bendera Aceh, Dudung menyebut Pemerintah Pusat akan mengedepankan dialog konstruktif bersama Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi terbaik.

“Walaupun itu memerlukan waktu, kita akan mendorong supaya semua tuntas,” tambahnya.

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan kekhususan Aceh.

Melalui komunikasi dan pembahasan bersama, diharapkan tercapai kepastian hukum serta solusi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan itu, Mualem dan Dek Fadh turut didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadli, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Ketua Komisi I DPRA Muharuddin, Pj. Sekda Aceh Taufik, S.T., M.Si., Panitera Mahkamah Syariah Aceh Saiful Alamsyah, S.Ag., S.H., M.H., M.M., Kepala BPN Aceh Dr. Ir. Arinaldi, S.SiT., S.H., M.M., QCRO, serta sejumlah pejabat lainnya. []

Girl in a jacket