“Gerakan Maghrib Mengaji ini sebagai upaya dalam menumbuhkan kesadaran pada nuansa agama di tengah-tengah pemuda dan masyarakat kita akan fungsi dan peranan Alquran sebagai media edukasi dalam mempelajari, menghafal, dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari,” ujar alumni Pondok Pesantren Darul Hijrah Aceh Besar tersebut.
Ketua Bidang Keagamaan dan Gerakan Maghrib Mengaji, Ustaz M. Hilmi mengatakan kegiatan ini dapat meningkatkan minat dan kemampuan pemuda dan masyarakat dalam membaca Alquran, sebagai upaya memakmurkan Alquran melalui pembinaan dan pengajaran yang dilakukan dengan cara membaca Alquran secara bergiliran, yakni memantapkan tajwid dan mematangkan alur bacaan yang fasih dan jelas.
“Tujuan yang diharapkan dari program Magrib Mengaji ini bukan sekadar mengajarkan dan membaca Alquran saja, tapi juga bagian dari pendidikan karakter dan edukasi agama dalam upaya membangun generasi qurani dengan mengaji bagi pemuda dan masyarakat di Gampong Suaq Bakong,” kata alumni Pondok Pesantren Mafatihul ‘Ulum Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan.[Rifan]






