“Nah beberapa hal itu yang kita diskusikan dan beliau (Menhan) sangat antusias mendengar paparan kami,” ujarnya.
Menurut Prabowo, masalah-masalah yang ada di Aceh seharusnya sudah selesai sejak lama.
Seraya, Dahlan menyampaikan dihadapan Prabowo, bahwa perdamaian Aceh harus berlanjut. Jika pun ada kendala-kendala di lapangan seperti proses implementasi UUPA yang belum sepenuhnya terealisasi, maka Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Aceh harus bersama-sama mencari jalan keluar.
“Kita mendorong agar pemerintah pusat secara simultan dapat mewujudkan agenda-agenda politiknya di Aceh sesuai dengan cita-cita pembangunan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat,” paparnya.
Dalam pertemuan itu, juga dibahas tentang sub-sub poin lainnya, seperti akses perdagangan dan investasi yang masih terkendala perundang-undangan, pengelolaan migas, pengalihan Kanwil Pertanahan, Auditor verifikasi pengalokasian pendapatan antara pusat dan Aceh serta berbagai lainnya.(rls)





