JM Saiful, SE, MM (kanan) tokoh muda Aceh sekaligus mahasiswa Program Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (DPIPS) di Universitas Syiah Kuala (USK) foto bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si. (kiri). Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Aceh kembali mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Tokoh muda Aceh, JM Saiful, SE, MM sekaligus mahasiswa Program Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (DPIPS) di Universitas Syiah Kuala (USK), menilai kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh di bawah kepemimpinan Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., menunjukkan arah yang semakin progresif dan berdampak luas bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, JM Saiful menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan BNNP Aceh tidak hanya terfokus pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui edukasi dan pelibatan masyarakat secara aktif. Ia menilai strategi ini sebagai pendekatan yang lebih komprehensif dalam menghadapi persoalan narkotika yang kompleks.
“Langkah yang dilakukan BNNP Aceh patut diapresiasi karena tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan berbasis edukasi dan partisipasi masyarakat.
Ini merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, aman, dan produktif,” ujar Saiful, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, ancaman narkoba saat ini tidak hanya menyasar kelompok tertentu, tetapi telah merambah seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Oleh karena itu, pendekatan yang menyentuh aspek kesadaran dan pengetahuan dinilai sangat penting untuk membangun daya tahan sosial terhadap bahaya narkotika.







