Pada akhir pidato ini, saya mengajak semua civitas akademika STIKES Muhammadiyah Aceh agar merawat ingatan atau melawan lupa terhadap segala bencana yang pernah kita alami, termasuk bencana gempa dan tsunami. Hal ini penting, agar kita semakin bijak dalam bertindak dan berperilaku. Demikian pungkas Dr Taqwaddin, yang juga salah seorang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Aceh.(rel)





