Tsunami yang telah kita lalui pada Tahun 2004 silam harus kita jadikan bahan evaluasi kita dalam mengintropeksi diri, dan kita sebagai umat manusia yang masih tinggal di dunia selalu memperbaiki diri dalam menjalani amar makruf nahi Munkar sebagaimana dalam satu riwayat Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda “man ra’a minkumul munkaran falyughayyirhu bi yaddihi, fa in lam yastati’ fa bi lisanih, fa in lam yastati’ fa bi qalbih wahuwa adh’aful iman : barang siapa di antara kalian melihat kemunkaran, hendaklah ia merubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; dan jika tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itulah iman yang paling lemah” ( HR. Muslim ) kehidupan yang singkat ini untuk menghadapi hari esok di akhirat,”ujar tgk. Alaidin dalam ceramahnya.[]
HISAN Bersama Remaja Masjid Gampong Neuheun dan Masyarakat Peringati 18 Tahun Tsunami
redaksi2 min baca







