Masih kata Rachmat Fitri, dalam memulai langkah perannya Yayasan Tuah Singkil Raya melakukan pemberdaryaan dan pemugaran pada lahan seluas 17 hektare lebih, beralamatkan Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Sebuah lokasi yang pernah dibangun beberapa sarana pendidikan oleh Pemerintahan Aceh pada tahun 2010 silam, terdapat sebuah Mesjid, Ruang Kelas Belajar, Ruang Kantor dan Rumah Guru.
“Sejatinya, pembangunan tersebut dicanangkan akan menjadi lembaga pendidikan internasional, rencana sekolah bertaraf internasional (RSBI), sebuah harapan pada pemerintahan Bupati saat dijabat Alm.H.Makmur Syahputra, Aceh Singkil memiliki sebuah sekolah yang menjadi central pendidikan, namun harapan itu belum terwujudkan, seluruh bangunan gedung dan lahan terbengkalai tidak terurus sejak masa pembangunan berakhir.
Yayasan Tuah Singkil Raya berkhidmah untuk melakukan pemberdayaan dan pemugaran lokasi tersebut bersamaan dengan sarana yang terdapat didalamnya, meneruskan harapan Bapak Alm.H.Makmur Syahputra, nantinya lokasi dan sarana tersebut akan menjadi Sekolah Berbasis Pesantren atau Pesantren Vokasi, konsep pendidikan berbasi pesantren merupakan wadah pendidikan yang dibutuhkan masyarakat pada dewasa ini dalam menghadapi tantangan global dan pendidikan karakter.
Sebuah lokasi yang strategis dan kondusif, tidak berdekatan dengan pusat keramaian, berdampingan dengan komplek militer KODIM 0109 Aceh Singkil dan memiliki lahan yang luas, Yayasan Tuah Singkil Raya mendapati keyakinan akan mendirikan sebuah lembaga pendidikan pada tingkat SMA/SMK sederajat.







