Dengan terisinya jabatan Direktur Dana dan Jasa dan Direktur Bisnis yang selama berbulan-bulan kosong, maka saat ini komposisi direksi Bank Aceh telah lengkap kembali yakni lima orang.
“Pelaksanaan RUPSLB dan pelantikan Direksi ini tentunya akan mempermudah kerja organisasi di tengah tantangan perekonomian seperti saat ini dan sekaligus percepatan realisasi target bisnis yang telah ditetapkan,” kata Ali
Sementara itu, Penjabat Gubernur dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada direksi yang baru saja dilantik dan mengingatkan, agar selalu meningkatkan pelayanan maksimal dan baik bagi nasabah. Beliau juga mengingatkan kepada direksi Bank Aceh agar disiplin, menjaga loyalitas, kehormatan dan kesetiaan kepada Bank Aceh.
Pj Gubernur Aceh juga meminta kepada bupati dan walikota yang juga merupakan pemegang saham Bank Aceh untuk pro aktif mengawasi dan membina Bank Aceh untuk lebih maju lagi ke depannya dalam rangka mendukung perekonomian Aceh
Beliau juga berpesan untuk memprioritaskan penyaluran pembiayaan ke sektor produktif seperti usaha mikro, kecil, dan menengah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh.
Namun, untuk dimaksimalkan sosialisasi penyaluran KUR mulai dari programnya hingga persyaratan dan agunan yang harus masyarakat tahu dan persiapkan untuk pengajuan ke Bank Aceh. Karena banyak masyarakat belum mengetahui bahwa KUR ada di Bank Aceh ujar achmad mengakhiri pidato pelantikannya.







