Scroll untuk baca artikel
Girl in a jacket
Parlementaria

Menilai Paradoksal Obyektifitas Suatu Kepentingan: (Catatan Analisis Perumusan Keputusan)

100
×

Menilai Paradoksal Obyektifitas Suatu Kepentingan: (Catatan Analisis Perumusan Keputusan)

Sebarkan artikel ini

Oleh: Dr. H. Suharjono, SH.,M.Hum. Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh

Dalam pemikiran logika akal sehat, pada insan makhluk yang bernama manusia sudah diberi bekal oleh pemberi kehidupan berupa akal. Bahkan selain akal atau pikiran juga diberi perangkat dalam istilah agama disebut hati, yang bisa juga dalam sosio kemasyarakatan dinamakan perasaan atau emosi atau naluri.

Dengan perangkat – perangkat tersebut, manusia dihadapkan pada alam kehidupan kemasyarakatan yang penuh dengan tantangan akan kebutuhan dan kepentingan.

Saat dihadapkan pada berbagai kebutuhan dan kepentigan, manusia tentu harus menyikapi dengan suatu sikap tertentu atau keputusan-keputusan tertentu yang harus diambilnya.

Dalam menyikapi suatu realita kehidupan tersebut, manusia dihadapkan pada variable-variabel yang bisa menjadikan suatu keputusan-keputusan atau wujud pilihan-pilihan variabel yang mempengaruhi akan bisa bervariasi dan berubah – ubah.

Meskipun bisa terjadi perubahan suatu pensikapan keputusan atas beberapan pilihan variabel kehidupan, kepada manusia disisi lain juga terdapat suatu indikator-indikator penentu yang bisa menjadikan pegangan dalam pengambilan suatu keputusan atau pilihan sikap.

Tentunya indicator-indikator yang dijadikan pegangan penentuan sikap atau penilaian sikap, diharapkan dijadikan sebagai ukuran obyektif dalam penilaian atau penentuan sikap itu sendiri.

Mengingat saking banyak faktor yang dapat mempengaruhi suatu penentuan sikap atau pilihan penilaian atas suatu fakta atau kejadian, hendaknya dalam menentukan sikap atau pilihan penilaian, dilakukan secara obyektif, arif, bijaksana, holistik dan integratif, menuju suatu kepatutan dan kelayakan.