Scroll untuk baca artikel
Aceh

Pj Gubernur Safrizal Sampaikan Pendapat Terkait Enam Rancangan Qanun Aceh Prioritas 2024

52
×

Pj Gubernur Safrizal Sampaikan Pendapat Terkait Enam Rancangan Qanun Aceh Prioritas 2024

Sebarkan artikel ini
IMG 20240926 WA0061 scaled

Pj Gubernur Aceh Safrizal Menghadiri Rapat Paripurna DPR Aceh Tahun 2024 dengan Agenda Penyampaian Pendapat Pembahas Terhadap Rancangan Qanun Aceh Program Legislas Aceh Prioritas Tahun 2024 (Prakarsa Pemerintah Aceh) Serta Penyampaian Pendapat Gubernur Aceh, di Gedung Utama DPR Aceh, Kamis (26/9/2024). Foto: Humas Aceh.

Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, menyampaikan pandangan pemerintah terkait enam rancangan Qanun Aceh yang masuk dalam program legislasi prioritas tahun 2024. Pendapat tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPR Aceh, Kamis (26/09).

Agenda paripurna itu meliputi penyampaian pendapat dari berbagai komisi di DPR Aceh mengenai sejumlah rancangan qanun, di antaranya Rancangan Qanun tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Karbon di Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi Aceh, serta rancangan qanun lain yang berfokus pada aspek sosial, ekonomi, dan budaya.

Safrizal memberikan apresiasi terhadap pembahasan mengenai pengelolaan karbon di sektor minyak dan gas Aceh. Menurutnya, “Rancangan qanun ini diharapkan dapat memberikan landasan hukum bagi masyarakat dan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon di wilayah Aceh, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.” Saat ini, rancangan tersebut masih dalam proses fasilitasi di Kementerian Dalam Negeri.

Safrizal juga menyatakan dukungannya terhadap perubahan atas Qanun Aceh Nomor 17 Tahun 2013 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR). Penyempurnaan itu, kata Safrizal, diperlukan untuk memperkuat fungsi dan tugas KKR dalam menyelesaikan berbagai isu tentang kejadian masa lalu di Aceh. Perubahan qanun ini juga masih dalam tahap fasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Girl in a jacket