“Kami berharap masyarakat bersabar. Pabrik tidak bisa beroperasi karena tidak mendapat suplai energi listrik. Insya Allah, dalam beberapa hari ke depan produksi akan kembali berjalan jika listrik sudah normal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.
Hingga kini, kelangkaan semen masih dirasakan di pasaran dan dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap sektor konstruksi dan perekonomian daerah jika tidak segera teratasi. []






