Mendikdasmen meninjau serta menyerahkan bantuan pendidikan dan peralatan sekolah kepada para siswa di SMP Negeri 2 Muara Batu Aceh Utara. Foto: Istimewa.
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti berkunjung ke sejumlah wilayah Aceh untuk melihat langsung sekolah terdampak bencana.
Berikut beberapa catatan yang dirangkum media ini dari kunjungan kerja Mendikdasmen ke Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Wilayah Gayo, dan Aceh Tamiang.
- Kehadiran Negara di Lokasi Pascabencana
Mendikdasmen melakukan kunjungan langsung ke sekolah terdampak bencana di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, wilayah Gayo, dan Aceh Tamiang.
Peninjauan dilakukan pada sekolah terdampak banjir, banjir bandang, dan longsor sebagai wujud kehadiran negara memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.
- Komitmen Nasional Pemulihan Pendidikan
Secara nasional, pemerintah menyiapkan anggaran Rp2,4 triliun untuk pemulihan satuan pendidikan terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Untuk Aceh Utara, rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian penuh pada 2026.Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ada lagi sekolah dengan bangunan rusak, atap bocor, maupun sanitasi yang tidak layak.
- Skala Dampak dan Data Penanganan Bencana
Per 15 Januari 2026, tercatat 171 satuan pendidikan terdampak bencana telah melakukan tanda tangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk revitalisasi sekolah tahap pertama di Aceh, dengan rincian:
- SMK: 93 sekolah terdampak, 99 data terverifikasi, masuk PKS senilai Rp270 miliar
- SLB: 20 sekolah terdampak, 15 terverifikasi, 13 PKS senilai Rp3,98 miliar
- SKB/PKBM: 58 sekolah terdampak, 7 terverifikasi, 2 PKS senilai Rp198 juta
Total nilai PKS yang telah diproses mencapai Rp274,18 miliar.
- Jaminan Rehabilitasi dan Pembangunan Sekolah
Pemerintah memastikan sekolah rusak berat akan dibangun ulang, bukan sekadar diperbaiki. Rehabilitasi dan revitalisasi ditargetkan tuntas bertahap hingga 2026, dengan percepatan agar pembelajaran tidak terhambat terlalu lama.






