Sementara itu, di Kecamatan Trumon, progres pembangunan juga menunjukkan percepatan. Setelah Jembatan Armco di titik Ketapang II, Desa Raket, dapat dilalui sementara, personel TNI yang tergabung dalam Satgas Jembatan langsung melanjutkan pekerjaan ke titik berikutnya, yakni Ketapang III.
Pada tahap ini, pemasangan konstruksi Armco mulai dilakukan dengan dukungan alat berat, sehingga proses pembangunan berjalan lebih cepat dan efisien. Pekerjaan dilakukan secara intensif tanpa jeda sebagai bentuk komitmen TNI dalam memenuhi kebutuhan akses transportasi masyarakat.
“Setelah titik Ketapang II dapat dilalui sementara, kami langsung bergerak ke titik berikutnya. Pekerjaan ini kami kebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelas Kapten Faisal.
Di titik Ketapang II, TNI bersama masyarakat juga melaksanakan pengecoran serta penguatan pondasi jembatan guna memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Pembangunan Jembatan Armco ini diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih baik, termasuk menghubungkan Aceh Selatan dengan wilayah sekitarnya hingga ke Kabupaten Aceh Singkil melalui kawasan Buluh Seuma.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Masyarakat pun menyambut baik percepatan pembangunan tersebut. Salah seorang warga Desa Pasi Rasian mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah dan TNI.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan jembatan ini. Akses kami selama ini cukup sulit, semoga segera selesai agar aktivitas kami lebih mudah,” ujarnya.







