Lebih lanjut, Muhammad Nur menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan Blok Andaman tidak hanya penting bagi investor maupun pemerintah, tetapi juga dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pusat energi nasional di masa depan.
“Yang terpenting saat ini adalah membangun komunikasi yang konstruktif. Potensi gas Blok Andaman harus menjadi peluang bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat iklim investasi di Aceh,” pungkasnya. []







