“Bagi masyarakat yang terdampak bencana, akses terhadap air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi bagian penting dari proses untuk kembali bangkit.
Melalui penyediaan sumur bor ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Kami juga meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Rizki, Kamis (9/7).
Mewakili Kepala Dinas ESDM Provinsi Aceh, Zacky Damanhuri menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Solusi Bangun Indonesia dan SPSA dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Aceh Tamiang.
Menurutnya, penyediaan fasilitas air bersih tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan daerah menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kehadiran fasilitas air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang, Muhammad Zein. Ia menilai keberadaan sumur bor tersebut akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan air bersih maupun mendukung aktivitas ibadah.
Sebelum pembangunan dilakukan, Dinas ESDM Aceh melaksanakan survei hidrogeologi guna menentukan titik pengeboran dengan potensi air tanah terbaik. Berdasarkan hasil kajian, kedua lokasi memiliki akuifer yang memadai.







