Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menerima kunjungan resmi dari Komisi Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka verifikasi lapangan bagi calon penerima Penghargaan Adhyaksa Berprestasi Tahun 2025. Foto: Humas Kejati Aceh
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menerima kunjungan resmi dari Komisi Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka verifikasi lapangan bagi calon penerima Penghargaan Adhyaksa Berprestasi Tahun 2025.
Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memastikan akurasi penilaian terhadap unit kerja dan individu yang diusulkan dari wilayah hukum Aceh.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi kepada Koordinator Tim Komisi Kejaksaan RI, Nurokhman, A.Md, beserta jajaran.
Dalam pemaparannya, Kajati Aceh menekankan filosofi kepemimpinan yang menjadi fondasi kinerja Kejati Aceh, yakni integrasi Kecerdasan Intelektual, Emosional, dan Spiritual untuk membentuk jaksa yang profesional sekaligus berintegritas tinggi.
“Penegakan hukum adalah pengabdian. Kami bekerja dengan hati, menjunjung kejujuran tanpa pamrih, dan menjadikan setiap tugas sebagai ibadah serta pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Yudi Triadi.
Ia juga menjelaskan empat pilar strategis yang mendorong berbagai capaian Kejati Aceh, yaitu kolaborasi, transformasi digital, inovasi penanganan perkara, dan adaptasi terhadap dinamika sosial dan hukum.
Melalui strategi ini, Kejati Aceh berhasil mencatat prestasi, termasuk penyelamatan aset negara, peningkatan kepercayaan publik, dan penyelesaian berbagai perkara korupsi yang menjadi perhatian masyarakat.







