Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Langsa Kota Kecap Nyan Cap(πŸ‘), Kini Maju Pesat

2256
×

Langsa Kota Kecap Nyan Cap(πŸ‘), Kini Maju Pesat

Sebarkan artikel ini
IMG 20230308 WA0007

“Alhamdulillah” tujuh tahun usai MoU Helsinki, pimpinan negeri pun ikut berganti, wujud kota ini mulai pun mulai apik, berseri dan sejuk kembali, lewat anyaman dua pasang jari jemari yang melakoni visi dan missi pasangan Usman Abdullah dan Marzuki Hamid, dalam branded politiknya dikenal dengan sebutan “UMARA”.

Awal suksesinya, banyak pengamat dan politikus meragukan kemampuan pasangan Umara ini.

Pengamat sosial-politik banyak tidak simpati atas kemenangan ini, apalagi berempat sama sekali tidak!
Kebanyakan mereka justeru berestimasi: Terpilihnya Usman Abdullah alias toke Su’uem (panas) akan meupaloe(gelisah) dan semua jadi galau melihatnya.Konon katanya? Asal indatunya berdarah Cot Campli keu’eueng (cabai pedas), Kota Baro, Aceh Besar, terkenal tukang berperang.

Pasti style sepak terjangnya di Kota Langsa ini bakal kramkrum(porak-poranda)minimal berjalan (chep-chep) di tempat.

Ada yang membanding beberapa tokoh dalam memimpin banyak yang down.Mereka mentamsilkan dengan Bupati Aceh Selatan, Pidie, Aceh Utara dan Aceh Timur hanya berijazah Paket C.

Kenyataannya semua melesat dan meleset? Orang boleh berestimasi, orang boleh berasumsi, fakta di lapangan tidak seperti hayalannya.Pada awalnya banyak orang “tak taroh”(bertaruh), apalagi lawan politiknya menyerang dari kiri-kanan, muka dan belakangnya, namun Usman mantan DPRA ini tidak bergeming.

Masa itu, Dia sepertinya tetap memberikan hak demokrasi secara individualistis dalam beropini.Saya menyimak, sepertinya membiarkan setiap “gonggongan, namun kafilah tetap berlalu”.Dia sepertinya tak peduli dengan suara terompet yang memekik dan memekakkan telinga yang ditiup lawan politiknya.Bahkan suara semprotan media tak dihiraunya.

Girl in a jacket