Begitupun, masih ada urusan satu lagi, sangat mencolok mata memandangnya.Apa iu? Tidak lain kecuali lintasan gerombolan sang sapi di Langsa Smart City masih belum kunjung teratasi. Semoga hal yang satu ini menjadi “PR”, si penggati wali Umara. Saya haqqul yaqin, Insya Allah, Pj pengganti ini pasti menanggapinya, jika ingin tidak menjadi cermin buruk buat Si Smart City.
Satu bukti telah ditunjuki, PJ Walikota ini Said Mahdum Madjid, meneruskan MoU dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) pada Rabu 08 Februari 2023.
Dengan penandatangan ini berarti PJ Wali Mahdum membuktikan diri menyetujui kelanjutan pemantapan program Smart City, untuk kota terasi ini.
“Kita harus meneruskan program Smart City ini untuk mempertahankan predikat kemajuan dalam bidang teknologi komunikasi di era digitalusasi dalam segala hal dan operasionalnya. Banyak kemudahan dalam memberikan pelayanan tata pemerintahan dan sistem administrasi yang langsung kelak dirasakan warga kota ini”, sebutnya kepada penulis menjelang penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan tentang tanda tangan digital ini, waktu itu.
Didampingi M.Husin Kadis Kominfo dan dr Helmi Dp.OG, Said Mahdum Majid PJ.Walikota ini menjelaskan, pilot projek program penandatangan digital ini sebagai pelaksananya ditunjuk pihak RSUD Langsa.
Dengan sistim ini urainya lagi, masyarakat tidak perlu antrian untuk mendaftar jika hendak mendapatkan pelayanan kesehatan hingga pola pengambilan obat serta lainnya.
Selama ini tutur Husin, Pemko Langsa sudah berkali-kali mendapat kunjungan studi banding dari beberapa kabupaten kota, baik dari unsur legislatif maupun unsur pemerintahnya.”Ini tidak lain katanya, berkat keberhasilan pemko ini menerapkan sistim digitalisasi dalam bidang informasi, pendataan dan administrasinya sejak dua tahun lalu”, katanya.







