Terus berikan pelayanan terbaik kepada para pasien yang datang dan membutuhkan pelayanan medis dari kita,” pungkas Gubernur.
Sebelumnya, Direktur RSIA Nurnikmah menjelaskan, CT scan adalah salah satu jenis diagnosis yang menggunakan pencitraan. Sama seperti sinar-X, uji ini menunjukkan struktur dalam bagian tubuh.
CT scan mengambil puluhan hingga ratusan gambar tubuh. Untuk mendapatkan gambar-gambar ini, mesin CT mengambil gambar X-ray saat berputar di area sekitar tubuh orang yang diperiksa.
“CT scan menunjukkan detail dari setiap organ tubuh untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas dan tepat. Sebelum diresmikan, tim RSIA sudah melakukan uji coba terhadap alat CT Scan ini Pak,” ujar Nurnikmah.
Nurnikmah menambahkan, saat ini RSIA berkapasitas 103 tempat tidur dan memiliki tenaga medis, yaitu 35 dokter, 160 perawat dan 94 bidan. RSIA memiliki 21 poliklinik dengan fasikitas pendukung di antaranya NICU yang mampu menangani bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
Selain itu, RSIA juga memiliki fasilitas operasi SC dengan metode ERACS, fasilitas rehab medik anak berkebutuhan khusus. Dan, yang terbaru adalah alat CT Scan.
“Sebelumnya, untuk kebutuhan CT Scan, kami selalu merujuk pasien ke RSIA. Alhamdulillah, setelah ada CT Scan, maka kita bisa melakukannya secara mandiri,” ujar Nurnikmah.
Pada kesempatan tersebut, Nurnikmah juga mengapresiasi PT Bank Aceh Syariah yang telah menyalurkan dana CSR kembaga tersebut untuk merehabilitasj ruang tunggu, ruang rapat dan ruang bermain anak.







