Ia menjelaskan, Dinas Pertanian Aceh Besar telah melakukan rehabilitasi sejumlah los dan pagar pasar. Ke depan, pihaknya masih membutuhkan dukungan untuk penyempurnaan fasilitas, termasuk rencana pembangunan area parkir di lahan yang akan dihibahkan oleh Pemerintah Aceh.
“Kami mohon dukungan penuh dari Bapak Bupati, DPRK, dan juga anggota DPRA agar Pasar Hewan Sibreh ini benar-benar bisa menjadi pasar hewan modern kebanggaan Aceh Besar,” katanya.
Jakfar juga memaparkan, Dinas Pertanian Aceh Besar saat ini mengelola tiga pasar hewan, yakni Pasar Hewan Sibreh, Pasar Hewan Garuda Jaya, dan Pasar Hewan Selimun. Selain itu, Aceh Besar juga telah memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) yang telah bersertifikat halal.
“Ini merupakan kemajuan besar bagi Aceh Besar. Kami juga terus menggenjot sektor pertanian tanaman pangan untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan pada tahun 2026,” jelasnya.
Menurut Jakfar, perhatian terhadap sektor pertanian dan peternakan sangat penting dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah. “Jika petani dan peternak sejahtera, maka angka kemiskinan bisa ditekan secara signifikan. Inilah kunci kesejahteraan masyarakat Aceh Besar,” pungkasnya.
Turut hadir pada peresmian Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti SIKom, Wakil Ketua DPRK Naisabur SIKom, serta anggota DPRA Drs H Abdurrahman Ahmad dan Dr Ansari Muhammad SPt MSi, unsur Forkopimda, para pejabat dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Aceh Besar serta camat dan unsur Forkopimcam Suka Makmur.(**)







