Scroll untuk baca artikel
Ads
Nasional

RPPEG Aceh Selatan Direview KLH, Dokumen Dinilai Kuat Secara Spasial dan Ekologis

16
×

RPPEG Aceh Selatan Direview KLH, Dokumen Dinilai Kuat Secara Spasial dan Ekologis

Sebarkan artikel ini
IMG 20260924 212138

Diagnosis Ekologi Perlu Diterjemahkan

Menjadi Prioritas Intervensi
Meski dinilai relatif lengkap, hasil review juga menemukan sejumlah bagian yang masih perlu diperbaiki dan dipertajam agar RPPEG Aceh Selatan semakin kuat dan implementatif.

Catatan tersebut antara lain berkaitan dengan ringkasan eksekutif, daftar ringkasan dan istilah, serta diagnosis ekologis yang perlu diterjemahkan lebih jelas menjadi prioritas intervensi.

Konsistensi data mengenai luasan gambut dan fungsi ekosistem juga perlu diperkuat. Hal ini penting agar seluruh informasi spasial maupun statistik yang digunakan memiliki tingkat kecermatan dan konsistensi yang tinggi.

Selain itu, isu strategis perlu dipertajam berdasarkan Kawasan Hidrologis Gambut (KHG), desa, serta lokasi prioritas. Dengan demikian, arah intervensi tidak berhenti pada skala kabupaten, tetapi dapat diterjemahkan secara konkret hingga tingkat tapak.

Reviewer juga menilai penerapan indikator

SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) penting dilakukan agar setiap sasaran, program, dan kegiatan dalam RPPEG dapat diukur capaian serta dampaknya.

Aspek kelembagaan implementasi, pembagian peran antar-stakeholder, mekanisme koordinasi, monitoring dan evaluasi, serta dukungan pendanaan juga perlu diperkuat.

Pasalnya, keberhasilan RPPEG pada akhirnya sangat ditentukan oleh kemampuan daerah menerjemahkan dokumen perencanaan menjadi aksi nyata.

Reviewer dari Kementerian Lingkungan Hidup turut memberikan apresiasi terhadap proses penyusunan dokumen tersebut sekaligus menyampaikan sejumlah masukan untuk penajaman.

Girl in a jacket