Scroll untuk baca artikel
Girl in a jacket
Aceh

POLITIK KEKUASAAN Dalam SISTEM DEMOKRASI Dalam MEMILIH PIMPINAN Yang FATHONAH

296
×

POLITIK KEKUASAAN Dalam SISTEM DEMOKRASI Dalam MEMILIH PIMPINAN Yang FATHONAH

Sebarkan artikel ini

Pemandangan seperti ini sudah kerapkali terjadi dalam masyarakat dan telah menjadi warna tersendiri dalam setiap menjelang pesta demokrasi selama ini.

Meskipun banyak pengamat yang prihatin dalam menyaksikan realitas yang terjadi. Tampaknya kursi jabatan merupakan harga mati yang tidak ada tawaran lagi. Penyingkiran pesaing-pesaing dalam perebutan kekuasaan mutlak perlunya sehingga penyingkirannya juga kadang dilakukan dengan cara yang kurang manusiawi seperti halnya teori Machievelli pula. Situasi dan kondisi perebutan kekuasaan menjadi ajang pertarungan . Yang sering tidak mengindahkan norma keagamaan.

Namun dalam hal ini, tidak bisa diingkari bahwa realita di lapangan masih ada sebagian politisi maupun praktek politik yang memang masih manusiawi dan bahkan sangat mulia. Hal semacam inipun dalam perkembangannya hingga saat ini, para politisi yang memiliki kemuliaan dalam ranah politik nasional maupun daerah mulai mengalami penurunan. Seiring makin meningkatnya berbagai kasus korupsi di berbagai lini penyelenggara negara.

Ini menandakan bahwa hukum negara dan norma agama gagal diterapkan dalam tranformasi
demokrasi kita . Political Will seorang penguasa dalam suatu rezim telah diadopsi secara inkonsitusional ditingkat bawahnya sehingga terjadi moral krisis yang belum mampu diterjemahkan dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga secara tidak langsung telah mereduksi prilaku masyakarat awam dan pandangan mereka terhadap para politisi yang mengandalkan politik kekuasaan dan penyelenggara negara Bahkan merusak nilai-nilai mulia dari arti politisi itu sendiri.