Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo oleh Oknum Jenderal Polri, Kurniawan: Negara Tak Boleh Kalah oleh Aparatnya Sendiri

4
×

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo oleh Oknum Jenderal Polri, Kurniawan: Negara Tak Boleh Kalah oleh Aparatnya Sendiri

Sebarkan artikel ini
IMG 20261107 212322

Penyadapan Presiden dan Ancaman terhadap Privasi Negara

Persoalan menjadi semakin serius ketika sasaran dugaan penyadapan mencakup kepala negara. Dalam teori privasi Alan Westin, privasi merupakan hak seseorang untuk menentukan informasi mengenai dirinya yang dapat diakses pihak lain.
Prinsip tersebut berlaku bagi seluruh warga negara, termasuk Presiden, pejabat publik, jurnalis, aktivis, dan pengusaha.

Kurniawan berpandangan bahwa apabila komunikasi Presiden benar-benar menjadi sasaran penyadapan ilegal, dampaknya tidak hanya menyentuh hak privasi individu, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan komunikasi pemerintahan dan kepercayaan dalam penyelenggaraan negara. Karena itu, pengungkapan kasus ini perlu dilakukan secara transparan, profesional, dan berdasarkan pembuktian hukum.

Empat Kemungkinan Dimensi Penyalahgunaan Kekuasaan

Dalam analisisnya, Kurniawan menguraikan sedikitnya empat dimensi yang perlu ditelusuri penyidik untuk memahami tujuan dan konteks dugaan penyadapan tersebut.

Pertama, pengawasan sebagai instrumen pengendalian kekuasaan. Mengacu pada teori Panopticon Michel Foucault, pengawasan yang terus-menerus dapat menciptakan situasi ketika seseorang merasa selalu diawasi sehingga membatasi kebebasan bertindak dan mengambil keputusan.

Apabila dugaan penyadapan terhadap lingkungan pemerintahan terbukti sistematis, dampaknya berpotensi mengganggu kepercayaan internal dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Kedua, kemungkinan pengumpulan informasi sebagai alat tekanan politik.
Dalam dunia intelijen dikenal istilah kompromat, yaitu informasi yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan tekanan terhadap seseorang atau kelompok.

Girl in a jacket